Cara Menanam Strawberry Di halaman Rumah dengan Polybag

Cara Menanam Strawberry Di halaman Rumah dengan Polybag

Cara Menanam Strawberry Di Halaman Rumah dengan Polybag – Salah satu buah yang cantik untuk ditanam, memiliki rasa buah yang lezat, dan pastinya memiliki nutrisi yang banyak sehingga menyehatkan adalah strawberry. Namun, harga buah stroberi di pasaran cukup tinggi.

Bagaimana dengan menanam sendiri? Cara menanam strawberry juga cukup mudah dan bisa mendapatkan buah yang berkualitas dan pastinya sehat karena di tanam di halaman rumah sendiri.

Cara Menanam Strawberry Di halaman Rumah dengan Polybag

Tanaman strawberry akan tumbuh dengan maximal dengan curah hujan antara 600-700 mm/ tahun. Jenis tanaman strawberry juga membutuhkan penyinaran cahaya matahari dengan jangka waktu 8-10 jam per hari. Idealnya budidaya strawberry dilakukan di dataran tinggi dengan ketinggian tanah sekitar 1000-1500 meter.

Buah strawberry juga termasuk dalam buah yang subtropis jadi sangat cocok dengan iklim di Indonesia. Namun akan lebih mudah bagi buah strawberry beradaptasi dengan suhu 17-20 derajat celcius. Media tanam yang cocok untuk budidaya strawberry adalah tanah liat berpasir, dan juga gembur, tak lupa juga tanah yang banyak mengandung bahan organik dan juga zat hara.

Untuk derajat keasaman (pH) tanah kira-kira 5,5 -7 untuk tanah kebuh, dan 6,5-7. Tanaman strawberry memiliki sifat poros yang artinya sangat mudah menelan air dan juga zat hara yang selalu tersedia.

1. Pilih Bibit Unggul Strawberry yang Baik

Kamu bisa mendapatkannya dari toko pertanian terdekat, rendam benih dalam air selama 15 menit lalu keringkan. Selanjutnya semai biji strawberry, kamu bisa menggunakan toples, polybag, plastik putih atau plastik hitam. Jangan gunakan plastik berwarna.

Step yang pertama adalah cuci bersih wadah tersebut lalu lapisi dengan 2 atau lebih dan basahi tisu tersebut dengan menggunakan air, jangan basahi tisu sehingga menggenang. Jangan menggunakan air keran atau air sumur, pastikan gunakan air mineral karena itu akan berpengaruh kepada pertumbuhan benih strawberry.

Selanjutnya taburkan biji strawberry diatas tisu, dan usahakan jangan sampai biji menempel satu sama lain. Berikan jarak supaya biji bisa tumbuh dengan baik dan leluasa. Setelah itu tutup wadah tersebut hingga rapat dan letakan di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Selalu kontrol setiap hari, atau 3-4 hari sekali untuk memastikan tisu masih dalam keadaan lembab.

Biasanya biji strawberry akan mulai tumbuh kecambah pada umur 3 minggu. Jika sudah tumbuh akar sepanjang 5 mm – 1 cm, itu tandanya biji sudah siap untuk dipindah ke dalam pot.

2. Pilih Media Tanaman Buah Strawberry

Untuk pembuatan media tanaman komposisinya sama dengan pembuatan media tanam yang lain, isinya adalah tanah dan pupuk kompos atau pupuk kandang. Dengan perbandingan 1:1, Campuran dari media tanam tersebut langsung dimasukan kedalam polybag, pot ataupun karung.

Lalu buatlah lubang untuk tempat menanam bibit strawberry di dalamnya. Di Dalam 1 polybag atau pot bisa dimasukan 2 benih, lalu siram setiap pagi dan sore setiap hari. Untuk menjaga kelembaban tanah karena itu juga salah satu faktor mempercepat tumbuhnya tanaman strawberry.

3. Cara Perawatan Buah Strawberry

Tentunya setelah kamu mengerti step by step cara menanam strawberry kamu perlu merawatnya supaya mendapatkan hasil yang maximal.

Berikutnya adalah beberapa cara merawat :

  • Lakukan Penyiraman

Lakukan penyiraman pada tanaman strawberry secara rutin terutama untuk masa awal penanaman hingga fase generatif.

Dan pastikan bila tanah selalu dalam kondisi lembab, jangan biarkan tanah mengalami kekeringan, karena itu akan menghambat pertumbuhan dari tanaman strawberry.

  • Lakukan Penyulaman

Bila kamu menemukan ada tanaman yang mengalami gangguan dalam pertumbuhan seperti pertumbuhan tidak sempurna, layu, atau mati langsung lakukan penyulaman. Ganti tanaman dengan bibit yang baru namun menggunakan polybag yang sama, kenapa harus melakukan penyulaman.

Karena jika tanaman yang mengalami gangguan pertumbuhan akan mempengaruhi tanaman yang lan dan bahkan bisa mengakibatkan gagal panen.

  • Lakukan Pemupukan

Setelah tanaman strawberry memasuki umur 2 bulan, tanamn harus diberikan pupuk untuk mempertahankan pertumbuhannya. Kamu bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang dan gunakan sesuai takaran yang sesuai. Pastikan ketika kamu memberikan pupuk tidak mengenai bagian tanaman seperti batang daun dan juga buah.

  • Lakukan Perampelan

Untuk cara budidaya strawberry, Perempelan adalah pemangkasan batang atau tunas yang tumbuh berlebih, kamu bisa memotong 1-2 tunas pada masing-masing pohon. Dari potongan tersebut bisa dijadikan bibit vegetatif atau dibuang.

 4. Masa Panen Menanam Strawberry

Untuk cara budidaya strawberry ini ketika memasuki umur 2 bulan akan muncul bunga. Sebaiknya bunga yang pertama tumbuh dibuang lalu setelah tanaman berumur 4 bulan biarkan bunga tumbuh hingga menjadi buah. Ciri buah yang sudah siap panen adalah memiliki tekstur yang kenyal dan juga empuk ketika di pegang.

Dari kulit yang berwarna hijau menjadi merah atau buah yang sudah berumur 2 minggu semenjak berbunga maka itu sudah siap untuk dipanen. Cara memanen buah strawberry adalah dengan menggunting bagian tangkai bunga dan kelopaknya, lakukan pemanenan dua kali dalam satu minggu.

Itu adalah cara menanam strawberry semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Pengelolaan