Langkah Memulai Usaha Pertanian dari Nol

Langkah Memulai Usaha Pertanian dari Nol

Langkah Memulai Usaha Pertanian dari Nol – Bisnis pertanian cukup menjanjikan. Sayangnya banyak generasi baru yang tidak meliriknya dan memilih pekerjaan di perkotaan. Namun, pandemi yang dalam beberapa tahun terakhir kita alami ini, menunjukkan bahwa sektor pertanian yang paling dapat bertahan. Banyak sektor usaha lain yang malah hancur dilanda pandemi.

Kita harus turut mempertimbangkan bisnis pertanian sebagai bisnis dengan peluang tinggi pula. Jika kamu tertarik, di sini dibahas mengenai bagaimana langkah memulai usaha pertanian  dan ide usaha pertaniannya.

Langkah Memulai Usaha Pertanian dari Nol

Ketika baru merintis bisnis pertanian, tentu kamu masing bingung harus mulai dari mana. Ini dia panduan langkah memulai usaha pertanian yang bisa kamu ikuti.

1. Pilih Sesuatu untuk Diproduksi

Ada banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan. Namun kamu tentunya tidak bisa menanam semuanya. Kamu harus memilih tanaman tertentu untuk dibudidayakan, bisa memilih satu atau beberapa, tergantung dari luas lahan yang kamu miliki.

Dalam pemilihan jenis tanaman pun kamu harus mempertimbangkan komoditas tanaman apa yang masih jarang dan dibutuhkan oleh banyak orang.

2. Pelajari Seluk-beluk Produkmu

Setelah memilih satu atau beberapa jenis tanaman untuk dibudidayakan, kamu perlu mempelajari seluk-beluk komoditasmu. Pertama, pelahari teknik-teknik pembudidayaan tanaman tersebut.

Kamu juga harus mempertimbangkan iklim, cuaca, dan kondisi tanah di lahanmu, apakah sudah sesuai dengan tanaman yang akan dibudidayakan. Belum lagi soal hama yang petensial menyerang jenis tanamanmu.

Itulah pentingnya riset terlebih dahulu sebelum memulai. Hal ini untuk antisipasi, agar kamu tidak gagal panen.

3. Persiapkan Modal

Sama seperti bisnis lainnya, kamu juga membutuhkan modal untuk memulai bisnis pertanian. Meski kamu ingin memulainya dari kecil, bisnis pertanian tetap membutuhkan modal yang cukup besar di awal.

Setidaknya kamu membutuhkan tanah, peralatan, tenaga kerja, perizinan, asuransi, dan masih banyak lagi. Ada juga pilihan membeli lahan produktif yang sudah dijadikan lahan pertanian, tetapi tetap saja butuh modal besar untuk membelinya.

4. Beli Lahan Garapan

Setelah mengetahui kemampuan modal, kamu perlu menyesuaikannya dengan besaran lahan garapanmu. Jika ada luasan lahan garapan yang kamu kehendaki tetapi modal tidak memadai, kamu bisa pertimbangkan mengajukan pinjaman ke bank.

Jika kamu sudah memiliki lahan cukup, kamu hanya perlu melengkapi kebutuhan lain seperti peralatan dan bibit. Namun jika kamu memiliki lahan terbatas, kamu bisa pertimbangkan budi daya tanaman secara vertikal untuk mengatasinya.

Dalam membeli lahan, ada beberapa hal juga yang perlu kamu perhatikan. Hal terpenting, yakni kondisi tanahnya baik, agar sukses melakukan panen. Selain itu perhatikan apakah iklim di daerah tersebut sesuai dengan jenis tanaman yang akan kamu tanam. Perhatikan juga curah hujan daerah tersebut dan akses untuk mendapatkan air.

5. Buat Strategi dan Persiapan

Budi daya tanaman butuh strategi dan persiapan juga. Pertama-tama, kamu harus memastikan kesuburan tanah.

Kamu mungkin butuh beberapa tahun untuk menyuburkan lahan secara alami dengan kompos dan pupuk kandang. Alternatif lain, kamu bisa menggunakan pupuk kimia.

Saat mendalami mengenai pertanian, kamu pun akan belajar tentang rotasi tanaman. Jika kamu membeli lahan yang sudah ditanami selama bertahun-tahun, kamu perlu menentukan tanaman mana yang akan ditanam selanjutnya.

Kamu perlu merencanakan dan menyusun strategi beberapa tahun ke depan berdasarkan pola rotasi tanaman. Kamu juga harus memikirkan metode irigasi lahanmu.

6. Terapkan Rencana Bisnis Pertanian

Setelah membuat strategi dan perencanaan, sudah saatnya kamu mengimplementasikannya. Buatlah perencanaan kedua atau plan B, sebagai antisipasi jika rencana awal yang sudah kamu rancang tidak berjalan baik.

7. Kembangkan Bisnis Pertanian

Ketika kamu sudah panen, kamu bisa langsung menjual hasil panen tersebut. Namun ada cara lain untuk mengembangkannya menjadi produk olahan.

Semisal lahanmu kamu gunakan untuk budi daya singkong. Hasil panennya bisa kamu langsung olah menjadi sesuatu yang lain, semisal keripik.

Dari sini kamu mengembangkan lagi anak usaha. Produk olahan tersebut kamu jual dengan memberi label dan melakukan branding serta pemasaran.

8. Pasarkan Produk Pertanianmu

Setelah produk bisnis pertanian milikmu sudah ada, yang perlu kamu lakukan adalah memasarkannya. Kamu perlu mengidentifikasi siapa yang akan memerlukan produkmu.

Apakah akan dijual sebagai bahan baku ke produsen, menjualnya ke toko, atau langsung ke konsumen? Lalu pikirkan juga apakah pelanggan dapat membeli produk pertanianmu secara online

Ide Usaha Pertanian Rumahan

1. Usaha Pertanian dengan Agribisnis

Agribisnis memiliki keterkaitan yang sangat dekat dengan usaha pertanian karena memiliki korelasi yang sangat erat di dalamnya. Istilah agribisnis sendiri berasal dari kegiatan ekonomi yang didasari atas berbagai bentuk usaha pertanian dan bagaimana cara memasarkannya.
Agribisnis ini adalah peluang yang sangat tepat, terutama bagi Anda yang sedang berkutat di dalam dunia pertanian dan ingin mencoba untuk terjun langsung dan memasarkan berbagai bentuk hasil usaha Anda. Kegiatan agribisnis ini juga bisa Anda lakukan langsung dari rumah tanpa harus repot menyewa tempat lainnya. Saat Anda memiliki rumah, carilah rumah yang bisa mengembangkan usaha atau bisnis Anda.

2. Usaha Pertanian: Tanaman Hidroponik

Jika Anda memiliki keterbatasan lahan, maka Anda bisa mencoba untuk memulai usaha pertanian tanaman hidroponik. Sebenarnya apakah itu sistem hidroponik? Dilansir dari Wikipedia, metode penanaman hidroponik adalah sebuah metode penanaman tanaman yang dilakukan tanpa menggunakan tanah melainkan memanfaatkan sistem pengairan yang sudah diberikan nutrisi agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Memulai usaha pertanian tanaman hidroponik adalah salah satu hal yang bisa Anda lakukan di rumah dengan mudah, terutama jika Anda memiliki keterbatasan lahan untuk menanam berbagai jenis tanaman berbeda.

3. Usaha Pertanian: Budidaya Vanili

Tanaman vanili merupakan salah satu tanaman yang cocok untuk Anda jadikan usaha pertanian di rumah, tanaman ini tidak membutuhkan tempat yang luas dan bisa tumbuh dengan mudah meskipun hanya Anda tanam menggunakan pot. Tanaman vanili memiliki segmentasi pasar yang luas sehingga Anda tidak perlu pusing untuk memasarkannya.

4. Usaha Pertanian: Budidaya Kangkung

Budidaya kangkung sebagai usaha pertanian adalah salah satu hal yang bisa Anda lakukan di rumah dengan mudah. Tanaman kangkung tidak membutuhkan tempat yang luas agar bisa tumbuh dengan baik. Anda bisa menanam bibit tanaman kangkung dengan mudah pada sebuah pot tanpa harus pusing memikirkan tempat yang terbatas atau ketersediaan tanah pada saat melakukan penanaman.

5. Usaha Pertanian: Bawang Merah dan Putih

Usaha pertanian selanjutnya yang bisa Anda coba lakukan adalah menanam bawang merah dan putih di rumah. Agar bisa tumbuh dengan baik, kedua tanaman ini membutuhkan pemberian kompos dalam jumlah yang cukup banyak pada tanah. Hindari untuk memberikan air terlalu banyak pada tanah karena bawang bisa menjadi busuk dan tidak tumbuh sama sekali.

6. Usaha Pertanian: Cabai

Menanam cabai di rumah sendiri bisa membawa keuntungan bagi Anda. Cabai termasuk ke dalam salah satu tanaman yang sangat diminati karena bisa memberikan rasa yang nikmat pada makanan. Dikutip dari Thompson Morgan, menanam cabai sebaiknya dilakukan pada awal tahun antara Januari dan Februari agar cabai bisa tumbuh dan Anda petik sebelum memasuki akhir musim kemarau.

7. Usaha Pertanian: Tomat

Setiap bibit dari tanaman tomat mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Pastikan terlebih dahulu Anda mengetahui karakter dari tomat yang akan ditanam sebelum menentukan lokasi penanaman yang tepat. Benih tomat juga perlu ditanam pada tempat yang terbuka karena ketika tumbuh, tanaman tersebut akan memiliki ukuran pohon yang tinggi dan membutuhkan sebuah tangkai untuk membantu batangnya agar menjadi kuat.

Demikian penjelasan mengenai langkah memulai usaha pertanian dan beberapa ide usaha pertanian itu sendiri. Semoga usahamu sukses.

Produktifitas