Manfaat Perencanaan Usaha agar Bisnis Berhasil

Manfaat Perencanaan Usaha agar Bisnis Berhasil

Perencanaan Usaha Dalam ilmu ekonomi, perencanaan usaha adalah proses penentuan visi, misi, dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program, dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha tertentu. Mengutip Hieronymus Budi Santoso dalam buku Industri Ternak Unggas Petelur, perencanaan usaha dapat dipahami juga sebagai titik tolak pencapaian sebuah tujuan atau proses kerja pikir dan rasa dalam menentukan cara bertindak untuk mencapai tujuan.

Manfaat Perencanaan Usaha

Perencanaan usaha juga bisa di gunakan sebagai alat untuk mendapatkan investor, karena di dalamnya berisi segala hal yang akan di lakukan saat bisnis di jalankan nantinya. Tak cuma dibutuhkan oleh seseorang yang akan menjalankan bisnis berskala besar, usaha jenis apapun termasuk usaha kecil menengah juga memerlukan perencanaan usaha. Berikut manfaatnya.

Dasar Sebuah Bisnis

Perencanaan usaha dapat di bilang sebagai dasar atau pondasi sebuah bisnis. Rencana bisnis harus di susun sedetail mungkin, semakin lengkap sebuah rencana bisnis atau perencanaan usaha maka usaha yang berjalan akan semakin terarah.
Bahkan roda bisnis yang berjalan akan semakin mudah.Dengan sebuah perencanaan usaha yang baik, kesempatan dan peluang untuk mengambangkan bisnis akan semakin besar.

Bisnis Lebih Fokus dan Terarah

Perencanaan usaha akan membuat sebuah bisnis berjalan lebih fokus dan terarah. Dengan begitu, tujuan bisnis atau perusahaan dapat tercapai dengan lebih mudah, sesua target yang telah di tentukan.
Ketika menyusun perencanaan, bisnis dapat berkembang dengan baik. Pasalnya perencanaan bisnis memuat rencana bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang

Dapat Memprediksi Masa Depan

Saat seorang pebisnis membuat perencanaannya, maka akan terlihat apa saja gambaran jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang bagi bisnis. Dengan begitu, pemilik bisnis dapat memprediksi masa depan dari kemajuan bisnis dan meminimalisir risiko kerugian yang mungkin saja ada.
Prediksi ini bukan rencana semata, tetapi juga harus di dukung oleh data dari riset yang telah di lakukan sebelumnya. Jika tanpa riset yang matang,Maka bisa saja akan meleset dari tujuan awal yang di tentukan.

Mencari Sumber Dana

Manfaat perencanaan usaha selanjutnya ialah dapat mendatangkan investor. Secara tidak langsung, perencanaan usaha dapat menjadi proposal atau dokumen untuk mendapatkan sumber pendanaan.
Tentu sumber dana yang di maksud adalah pihak lain, seperti investor, perbankan, atau modal ventura.

Menaikan Level Bisnis

Manfaat perencanaan usaha selanjutnya ialah adanya kesempatan untuk menaikkan level bisnis ke tingkat yang lebih atas. Apa lagi jika yang di susun dengan baik akan membawa gairah pelaku bisnis untuk menjalankan roda bisnis.
Jika sudah ada semangat menggerakkan bisnis, maka bisnis dapat berpeluang lebih besar untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat. Maka dari itu, jangan remehkan dampak dari rencana bisnis dan bersiap untuk naik level dengan cepat.

Mengetahui Model Bisnis yang Dijalani

Manfaat perencanaan usaha selanjutnya ialah untuk mengetahui model bisnis yang akan dikembangkan. Sebuah usaha atau bisnis yang baru akan cukup sulit untuk berkembang jika hanya dijalankan saja tanpa ada rencana yang matang. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat untuk membuat perencanaan agar bisnis yang dikembangkan lebih terorganisir untuk mencapai target-target yang ada.

Target Market Jelas

Dengan adanya perencanaan usaha, maka pengusaha akan lebih mudah menentukan target market yang sesuai dengan pasar yang ada. Jika target market sudah jelas, seorang pemilik bisnis dapat memasarkan barang atau jasa dengan sasaran yang tepat.
Coba bayangkan jika tidak ada perencanaan usaha dan tidak mengetahui target market, kemungkinan besar barang atau jasa yang di jual tidak akan di minati oleh orang.
Cara Membuat yang Efektif
Dalam membuat perencanaan usaha, ada beberapa hal yang dapat di lakukan, pemilik bisnis,

Membuat Deskripsi Bisnis

Deskripsi bisnis bertujuan untuk memberikan gambaran singkat namun jelas mengenai bidang bisnis yang dijalani, model bisnis, dan potensi produk atau jasa, serta kemungkinannya untuk bertahan di masa depan. Dengan adanya deskripsi bisnis, diharapkan pihak yang terlibat di dalamnya akan mengetahui potensi dan arah pengembangan dari bisnis tersebut.

Menentukan Strategi Pemasaran

Langkah penting selanjutnya adalah menentukan strategi pemasaran sesuai dengan riset atau analisis yang telah di lakukan. Analisis pasar merupakan kekuatan yang harus di gunakan untuk menciptakan target pelanggan.
Jenis analisis yang bisa Sahabat gunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dapat mengetahui keunggulan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi suatu barang atau jasa. Dengan begitu, strategi pemasaran dapat di terapkan dengan tepat dan efisien.

Membuat Analisis Pesaing

Analisis pesaing di butuhkan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing dalam satu pasar yang sama dengan bisnis yang tengah di bangun. Setelah mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing, pemilik bisnis dapat mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang lebih unggul dan memiliki nilai jual produk (unique selling point) yang lebih baik di bandingkan pesaing.

Rencana Operasional dan Manajemen

Komponen rencana operasional dan manajemen perlu di perhatikan demi keberlangsungan bisnis ke depannya. Dua komponen ini berfokus pada kebutuhan logistik, misalnya berbagai macam tugas dan tanggung jawab tim manajemen, bagaimana prosedur penugasan antar divisi, serta kebutuhan anggaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan barang atau jasa yang Sahabat kembangkan.

Membuat Desain Pengembangan

Perencanaan usaha selanjutnya yang harus di lakukan yaitu membuat desain pengembangan bisnis dengan matang. Rencana ini di perlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan barang atau jasa yang di tawarkan, serta grafik pengembangan kebutuhan produksi dan penjualan.
Selain itu, desain pengembangan juga mempengaruhi perencanaan pembiayaan bisnis yang di jalani.

Hitung Pembiayaan

Pembiayaan merupakan komponen yang paling krusial. Pembiayaan ini mencakup dari mana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran yang efisien, serta memastikan anggaran tidak defisit dan pemasukan relatif baik.
Beberapa dokumen keuangan di butuhkan untuk menyusun perhitungan pembiayaan, seperti laporan perencanaan keuangan, laporan arus kas perencanaan, laporan neraca, dan analisis pengembalian modal.
Bisnis